Nov
12

Tahitian Noni | Road to Success Club Marquesas Qualifier : Nurcahyo ‘Yoyok’ Riswanto

Tahitian Noni – Profil Nurcahyo ‘Yoyok’ Riswanto | Road to Success Club Marquesas Qualifier

Belum lama ini IPC dari Indonesia menerima penghargaan Club Marquesas, Nurcahyo ‘Yoyok’ Riswanto, sebagai satu-satunya IPC di Asia Tenggara yang masuk klub bergengsi tersebut.

Tahitian Noni International (TNI) Indonesia patut berbangga. Di usia yang terhitung masih muda belia, 5 tahun, telah mampu mencetak IPC yang masuk Club Marquesas, sebuah klub bergengsi dalam Success Program TNI.

Tahitian NoniTerkait dengan pencapaian tersebut pada Juli silam, Yoyok dan istri tercinta, Oky Kurnianingsih, serta para Diamond Pearl melakukan kunjungan khusus ke kantor pusat Tahitian Noni International di Provo Utah, Amerika.

Tidak hanya kunjungan yang mendapatkan sambutan ‘karpet merah’ dan fasilitas kelas satu, Yoyok juga berhak menerima penghargaan senilai US$ 250.000.

Sungguh sebuah apresiasi yang sangat luar biasa, karena sejauh ini belum ada satu pun perusahaan MLM di Indonesia yang pernah membayarkan komisi sebesar itu untuk suatu pencapaian kualifikasi.

“Club Marquesas buat saya seperti mimpi yang menjadi nyata. Ini menunjukkan bahwa dengan kerja keras dan fokus di bisnis Tahitian Noni International (TNI) akan memberikan hasil yang sangat sepadan. Komisi sebesar US$ 250.000  sekaligus membuktikan keunggulan Tahitian Noni International dari segi rencana kompensasi,” kata Yoyok.

Yoyok sekali lagi adalah orang pertama di Asia Tenggara yang mencapai posisi Club Marquesas. Sejauh ini baru 24 orang IPC yang berhasil mencapai posisi bergengsi ini di seluruh dunia.

Kita tentu penasaran, untuk mencapai posisi bergengsi tersebut, bagaimana sepak terjang seorang Yoyok membangun bisnis di Tahitian Noni International. Kami berbincang dengan laki-laki yang selalu terlihat optimistis ini untuk mencari tahu lebih jauh perihal ‘jatuh bangun’nya dalam mengarungi kehidupan, hingga kemudian dipertemukan dengan Tahitian Noni International.

“Saya mengenal TNI pada 2005, saat perusahaan ini mulai beroperasi di Indonesia. Saat itu saya adalah pemilik bisnis MLM lokal dengan kedudukan tinggi. Bapak FX Soedjono ketika itu rajin datang untuk mengenalkan Tahitian Noni kepada saya. Namun tidak saya tanggapi, karena saya sedang fokus ke bisnis sendiri,” kisah Yoyok mengenang masa awal ‘berkenalan’ dengan Tahitian Noni International.

Read the rest of this entry »

Nov
11

Tahitian Noni™ | Anwar Beringin – Empedu Rusak dan Batu Pada Usus 12 Jari

Tahitian Noni™ Bioactive Beverage dan Empedu Rusak Serta Batu Pada Usus 12 Jari

Tahitian NoniBatal Operasi 100 Juta

Manusia berencana, Tuhan menentukan. Ungkapan ini mungkin tepat untuk menggambarkan peristiwa yang menimpa Anwar Beringin. Rencananya, Anwar akan menunaikan ibadah haji pada bulan November 2009 lalu. Ia sudah mempersiapkan diri. Namun dua bulan sebelum berangkat, ia jatuh sakit. Badannya kuning, perutnya bengkak. Sehari- hari, ia mengerang kesakitan. Keluarga pun langsung membawanya ke dokter penyakit dalam. Hasil USG memperlihatkan kondisi empedu Anwar yang sudah rusak dan tak lagi berfungsi. Batu-batu di empedu bahkan sudah keluar dan sebagian menutup usus dua belas jari. Inilah biang kerok penyebab sakit Anwar.

 

Tahitian Noni™ Bioactive Beverage sebagai pengobatan alternatif untuk Empedu Rusak Serta Batu Pada Usus 12 Jari

Menurut dokter, Anwar harus menjalani dua operasi, yaitu penyedotan batu- batu pada usus dua belas jari dan pengangkatan empedu. Untuk menjalani dua operasi ini, ia harus menyediakan dana minimal Rp 100 juta. Anwar dan keluarganya tidak langsung menyetujui keputusan dokter. Mereka memutuskan untuk menimbang- nimbang terlebih dahulu. Untunglah, menantu Anwar, Stephy Gunanto mendengar tentang Tahitian Noni™ Bioactive Beverage dari temannya, seorang member Tahitian Noni International. Teman Stephy merekomendasikan TNBB sebagai obat yang telah membantu banyak orang. Pikirnya, tak ada salahnya mencoba. Stephy lalu mulai memberikan TNBB pada mertuanya. Tiap hari, Anwar mengkonsumsi TNBB tiga kali sehari, masing- masing 60 ml. Selama mengkonsumsi Tahitian Noni™ Bioactive Beverage, air seni Anwar berubah warna menjadi keruh.

Sekitar satu  bulan kemudian, setelah menghabiskan tiga botol Tahitian Noni™ Bioactive Beverage, kondisi Anwar membaik. Perutnya mengempis, tubuhnya tak lagi berwarna kuning. Ketika di-USG lagi di RS, dokter yang melihat hasil USG terheran- heran. Medical record Anwar menunjukkan hasil yang jauh berbeda dari sebelumnya. Batu- batu yang tadinya menutup usus dua belas jari sudah raib. Operasi 100 juta itu pun tak perlu lagi dilakukan. Anwar dan Stephy berasumsi bahwa batu itu hancur dan keluar lewat air seni Anwar. Pasalnya, air seni Anwar berwarna hitam, keruh dan berpasir selama seminggu. Selama itu, Anwar agak sakit ketika berkemih. Namun setelah itu, air seninya normal kembali dan kesehatannya mengalami peningkatan.

 … batu – batu yang tadinya menutup usus 12 jari sudah raib. Operasi 100 juta itupun tak perlu lagi dilakukan - Stephy Gunanto

Sayangnya, empedu Anwar sudah telanjur rusak. Namun keluarganya tidak menyerah. Mereka tetap rutin memberikan Tahitian Noni™ Bioactive Beverage pada Anwar 2 x 30 ml sehari. Meskipun empedunya rusak, namun kondisi tubuhnya terus ditingkatkan dengan Tahitian Noni™ Bioactive Beverage. Stephy Gunanto, menantunya bersyukur atas perubahan Anwar. “Kini kondisi kesehatan mertua saya sangat baik. Sayang sekali, tahun 2009 lalu, beliau gagal menunaikan ibadah haji. Tapi melihat kesehatannya, mungkin beliau bisa naik haji tahun depan,” katanya optimis.

Tahitian Noni™ Bioactive Beverage menghancurkan Batu Pada Usus 12 Jari serta membantu mengobati Empedu yang rusak

 

 

Nov
10

Tahitian Noni™ | Abdul Syukur – Ambeien dan Asam Urat

Tahitian Noni™ Bioactive Beverage dan Ambeien serta Asam Urat

Tahitian NoniTertarik Karena Rasa TNBB Enak

Abdul syukur pernah menjadi anggota DPRD tingkat II Maros, Sulawesi Selatan periode 2004 – 2007. Hari – harinya banyak diisi oleh agenda rapat. Ia pun harus duduk berjam – jam. Ia juga sering duduk lama di mobil atau pesawat bila harus dinas ke luar kota.

Akibatnya, gejala – gejala Ambeien pun muncul pada tahun 2007. Ia sulit buang air besar, duburnya sakit dan kotorannya berdarah. Bertepatan dengan itu, ia juga menderita Asam urat. Jika sedang stress, persendian kaki dan lututnya bengkak. Bagian dalam punggungnya juga kerap terasa ngilu.

Untuk mengatasi penyakitnya, ia mengkonsumsi obat – obatan kimia yang diresepkan oleh dokter. Selama satu sampai 2 minggu, ia terbebas dari rasa sakit, namun penyakitnya kemudian muncul kembali. Selama tiga tahun, ia harus hidup dengan obat dan kedua penyakitnya.

 

Tahitian Noni™ Bioactive Beverage sebagai alternatif mengobati Ambeien serta Asam Urat

Pada april 2010, ia pertama kalinya melihat Tahitian Noni™ Bioactive Beverage. Seorang teman membawa TNBB dari Jakarta. Ia tidak mudah percaya pada obat – obat alternative. Apalagi, si teman juga tidak bisa menjelaskan tentang TNBB dengan baik. Temannya hanya berkata TNBB baik untuk kesehatan tubuh.

“Saya baru mau mencicipi Tahitian Noni™ Bioactive Beverage pada bulan juli 2010. Saat itu, dokter langganan saya – Jamaludin Assegaf – yang menawarkannya. Beliau sudah menjadi member TNBB dan kemudian menjelaskan manfaat Tahitian Noni™ Bioactive Beverage secara medis pada saya. Karena beliau dokter, saya pun percaya. Ketika saya cicipi, wah rasanya enak. Padahal jus noni kan biasanya bau. Karena itulah, saya akhirnya tertarik mengkonsumsi TNBB secara rutin,” tutur Abdul.

Ia mulai mengkonsumsi Tahitian Noni™ Bioactive Beverage dua kali sehari, masing – masing 30 ml. Setelah seminggu, ia merasakan perubahan. Tidurnya lebih lelap dan ia merasa segar ketika bangun pagi hari. Asam uratnya juga tak pernah kambuh. Selanjutnya, setelah menghabiskan botol kedua, ia tak lagi merasa sakit saat buang air besar. Kotorannya pun bebas dari darah. Namun di botol ketigalah ia benar – benar merasa sembuh. Sesekali, ia bahkan berani menyantap makanan yang bisa memicu asam uratnya kambuh, seperti coto, jeroan atau emping.

“Kini saya yakin sepenuhnya. Saya masih terus mengonsumsi Tahitian Noni™ Bioactive Beverage tiga kali sehari dan sebulan yang lalu mulai menjalankan bisnisnya,” tuturnya puas.

Tahitian Noni™ Bioactive Beverage terbukti mampu mengobati Ambeien serta Asam Urat 

 

 

Nov
09

Tahitian Noni™ | Harlenawati – Myelodiplastic Syndrome (MDS/Pra Leukemia)

Tahitian Noni™ Bioactive Beverage dan Myelodiplastic Syndrome (MDS/Pra Leukemia)

Tahitian NoniTNBB Bersinergi dengan Obat Medis

Pada Oktober 2009 lalu, Harlenawati tiba-tiba merasa tidak enak badan. Ia merasa lelah, lemas, tangannya bergetar-getar, dan jantungnya berdebar-debar. Ia berobat jalan ke sebuah rumah sakit dan dokter mendiagnosanya menderita Hipertiroid. Dua hari kemudian, kondisi Harlenawati semakin payah. Ia lalu dilarikan ke RS dan dirawat selama seminggu di sana. Saat itu, livernya mengeras, perutnya membesar dan badannya kuning. Demamnya naik turun. Meskipun tidak koma, ia tak mampu mengenali orang. Oleh dokter, kali ini dia didiagnosa mengidap Anemiaplastic.

 

Tahitian Noni™ Bioactive Beverage sebagai alternatif mengobati penyakit  Myelodiplastic Syndrome (MDS/Pra Leukemia)

Karena tak ada perkembangan, Harlenawati diboyong ke keluarga rumah sakit lain. Ia masuk RS kedua pada jumat malam. Selama tiga hari (Jumat, Sabtu, Minggu) tidak ada dokter khusus yang menangani mereka karena waktu itu akhir pekan. Saat itulah, suami Harlenawati – Zuli Norwanto - teringat pada Tahitian Noni™ Bioactive Beverage yang pernah ditawarkan oleh temannya. Sebelum menghubungi si kawan, Zuli menyempatkan untuk browsing di internet mengenai TNBB. Setelah membaca berbagai informasi soal Tahitian Noni™ Bioactive Beverage, ia baru yakin dan menghubungi temannya.

“Sebenarnya saya takut memberikan Tahitian Noni™ Bioactive Beverage pada istri,” kata Zuli. “Yang saya tahu, TNBB bisa menurunkan tekanan darah. Padahal, tensi istri saya kala itu sudah sangat rendah. Akhirnya, saya hanya berani memberikan seperempat dari dosis yang dianjurkan: 15 ml Tahitian Noni™ Bioactive Beverage per dua jam. ”Setelah empat hari mengkonsumsi TNBB, Harlenawati tidak lagi buang-buang air separah sebelumnya. Bisanya, selama di RS ia bisa menghabiskan 20 diaper per hari. Inilah yang menyebabkan dehidrasi dan lemas. Setelah mengkonsumsi Tahitian Noni™ Bioactive Beverage, jumlah diaper yang di perlukannya perhari tinggal empat.

Hari pertama mengkonsumsi Tahitian Noni™ Bioactive Beverage, BAB-nya berwarna kehijauan. Hari kedua hitam dan hari ketiga merah. Rupanya racun-racun yang selama ini mengendap di liver telah keluar. Pemeriksaan sumsum tulang belakang menunjukkan kadar sel darah putih muda Harlenawati 22.000. Ia positif menderita MDS atau praleukimia. Menerima vonis ini, konsums TNBB tetap ia teruskan. Akhirnya, pada hari keempat belas di RS, ia diperbolehkan pulang karena kondisinya membaik. Kadar leukosit, trombosit dan hemoglobinnya sudah meningkat. Kadar sel darah putih mudanya tak diketahui karena ia tidak mau melakukan pemeriksaan sumsum tulang belakang lagi.

 

Dua dokter – ahli darah dan ahli liver – yang memeriksa kondisinya selepas dari RS tak menyangka ia bisa membaik sangat cepat - Zuli Norwanto

 

Ketika keluar dari RS, perut sebelah kanannya tidak lagi sekeras dulu. Pertanda livernya sudah tidak bengkak. “Pada 22 Desember, istri saya sudah bisa kembali bekerja. Ia sudah bisa jalan, bahkan naik tangga. Dua dokter – ahli darah dan ahli liver – yang memeriksa kondisinya selepas dari RS tak menyangka ia bisa sembuh. Istri lalu tetap mengkonsumsi Tahitian Noni™ Bioactive Beverage sekaligus obat medis. Tapi kami pilih-pilih, resep yang mahal tidak kami tebus.Ha…ha…ha…” kisah Zuli.

Tahitian Noni™ Bioactive Beverage nyata sanggup membantu memulihkan penyakit Myelodiplastic Syndrome (MDS/Pra Leukemia)

 

 

Nov
08

Tahitian Noni™ | Alexander Taidi – Asam Urat, Hipertensi, Sakit Lambung dan Stroke

Tahitian Noni™ Bioactive Beverage dan Asam Urat, Hipertensi, Sakit Lambung Serta Stroke

Tahitian NoniJawaban Dari TUHAN

Komplikasi asam urat, hipertensi, dan sakit lambung kronis tentu akan menyiksa siapa pun, termasuk Alexander Taidi. Awalnya, Alexander terkena gangguan Asam urat pada tahun 1999 karena pola makan yang tidak baik. Pada tahun 2004, ia menderita Hipertensi alias tekanan darah tinggi. Komplikasi kedua penyakit ini membuatnya terserang Stroke pada tahun 2008. Alex lumpuh hampir seminggu. Pergelangan tangan dan kaki kanannya kaku, tidak bisa diluruskan.

Seolah belum cukup juga, beberapa tahun kemnudian beban penyakit Alexander masih ditambah dengan kondisi lambungnya. “Ada luka kronis di lambung saya. Ini akibat saya sering minum jamu godok sejak muda. Rupanya, karena jamu itu berbentuk serbuk, ada endapan yang tertinggal di lambung. Semakin lama semakin tebal,” jelas Alexander. Lambung yang luka itu membuat Alex mengeluarkan darah setiap buang air besar (BAB). Selama beberapa minggu, ia harus menderita setiap BAB. Alex lalu menjalani pemeriksaan endoskopi dan mengkonsumsi obat – obatan medis. Ia juga mengkonsumsi berbagai obat herbal.

Pada bulan April 2009, Alexander akhirnya diopname dua minggu di rumah sakit. Saat itu, kadar hemoglobin atau sel darah merahnya tinggal 5. Padahal, angka normal untuk pria adalah sekitar 14. Tubuhnya kurus. Bobotnya hanya 54 kg, padahal tingginya 172 cm.

 

Selain pengobatan medis, saya tak pernah mencoba alternatif. Saya hanya berdoa dan Tuhan akhirnya menjawab doa saya melalui Tahitian Noni™ Bioactive Beverage - Alexander Taidi

 

Keluar dari RS , Alex harus check up rutin dua kali seminggu. Ia tergantung pada obat – obat kimia. Asam uratnya juga sering kumat. Ia pucat dan lemas. Sesekali BAB-nya juga masih berdarah. Satu lagi dampak negatif dari kondisi ini, Alex mengalami masalah soal urusan ranjang. Nafsu birahinya mengendur, ia sulit ereksi, dan spermanya pun encer. “Selain pengobatan medis, saya tak pernah mencoba alternatif. Saya hanya berdoa dan Tuhan akhirnya menjawab doa saya.”

 

Tahitian Noni™ Bioactive Beverage sebagai alternatif mengobati Asam Urat, Hipertensi, Sakit Lambung Serta Stroke

Doa itu terjawab melalui sebotol Tahitian Noni™ Bioactive Beverage yang diperkenalkan oleh seorang sahabat lama. Alex mulai rutin mengkonsumsi Tahitian Noni™ Bioactive Beverage sejak Januari 2010 dengan dosis 60 ml x 3x sehari. Dalam waktu sebulan, secara bertahap, tubuhnya terasa lebih segar dan fit. Tekanan darahnya normal dan BAB-nya tak pernah berdarah lagi, pertanda lambungnya telah sembuh. Efek lainnya, kejantanannya bangkit kembali. Nafsu birahinya muncul dan spermanya mengental lagi.

“Kini saya juga aktif  berenang dan diving. Inilah jawaban Tuhan yang telah saya nantikan sejak lama,” kata Alex mantap

Tahitian Noni™ Bioactive Beverage nyata mampu mengatasi Asam Urat, Hipertensi, Sakit Lambung Serta Stroke

 

Nov
07

Tahitian Noni™ | Tanda Manalu – Virus Tokso

Tahitian Noni™ Bioactive Beverage dan Virus Tokso

Tahitian NoniVonis DOKTER Tak Terbukti

Agustus 2010 lalu, otak Tanda terinfeksi Virus Tokso. Selama satu bulan, ia lemas tak berdaya. Kepalanya pusing dan bahkan sulit sekali untuk bangun dari tempat tidur. Virus itu membuat kekebalan tubuhnya menurun drastis.

Pada bulan September, Tanda anfal. Kondisinya drop. Ia pun dilarikan ke rumah sakit. Saat itu, hasil tes CD4 Tanda sangat rendah. Tes ini menunjukkan jumlah CD4 / sel darah putih dalam 1 milimeter kubik darah. Sel darah putih sangat penting bagi sistem kekebalan tubuh. Hasil tes CD4 Tanda hanya menunjukkan angka 6. Padahal, jumlah CD4 yang normal berkisar antara 500—1600. Seorang dokter bahkan mengatakan, dengan hasil tes CD4 serendah itu, Tanda seharusnya sudah berada di ‘alam lain’.

Tahitian Noni™ Bioactive Beverage sebagai alternatif mengobati Virus Tokso, Susah BAB, Stroke dan TBC

Di rumah sakit, kondisi tanda terus memburuk. Namun di tengah kekalutan, keluarga Rondang bertemu dengan Ramadhan - yang datang membawakan Tahitian Noni™ Bioactive Beverage untuk sesama member TNBBBambang – yang dirawat karena Stroke. Rondang kaget melihat perkembangan Bambang. Tiga hari setelah mengkonsumsi TNBB, bibirnya yang menyong akibat serangan stroke bisa kembali normal. Rondang pun terpikir untuk memberikan TNBB kepada Tanda.

Pada hari pertama, Tanda mengkonsumsi TNBB secara intens: dalam dua jam, ia menghabiskan satu botol TNBB. Saat itu, karena kondisinya sangat parah. Meskipun Tanda tetap sadar, namun karena sarafnya terserang virus, ia tak nyambung bila diajak bicara.

Setelah botol pertama habis, selanjutnya Rondang memberi Tanda 100 ml Tahitian Noni™ Bioactive Beverage per satu jam. Konsumsi TNBB memberikan dampak yang menggembirakan. Tanda sudah bisa duduk sendiri, dari posisi berbaring. Tadinya, ia bahkan harus dibantu dua orang untuk bisa duduk diranjang. Dampak lainnya, setelah lima hari tidak buang air besar (BAB) sehingga perutnya mengeras, Tanda pun bisa lancar BAB setelah meminum TNBB. Air seninya yang sebelumnya keruh berubah menjadi bening.

Selama mengkonsumsi Tahitian Noni™ Bioactive Beverage, Tanda tetap teratur meminum obat-obatan yang diresepkan dokter. Ada obat paru-paru untuk mengobati TBC-nya, obat saraf dan obat tokso. Karena dosis obat kimia yang tinggi, kulit Tanda menghitam bak arang. Namun dua bulan kemudian, ia sembuh dari TBC, bahkan tidak mengeluarkan dahak lagi. Sebelum mengkonsumsi obat tokso, dokter berpesan pada Tanda obat itu akan menbuatnya lemas, sering bermimpi buruk dan lumpuh seperti kakek umur 60 tahun. Minimal, Tanda takkan bisa beraktivitas normal selama enam bulan. Nyatanya, konsumsi obat tokso yang diiringi Tahitian Noni™ Bioactive Beverage membuat semua ‘vonis’ dokter itu tak terbukti.

 

Badan lemas, sering mimpi buruk dan kelumpuhan tidak terjadi karena pengobatannya didampingi Tahitian Noni™ Bioactive BeverageTanda Manalu

 

Dalam waktu dua bulan, Tanda sudah aktif lagi. Ia naik motor kemana-mana dan giat memasarkan Tahitian Noni™ Bioactive Beverage juga. Kini Tanda telah mengurangi dosis obat-obatan medisnya serta tetap mengkosumsi TNBB. Empat bulan lagi, ia akan kembali menjalani tes untuk melihat perkembangan kondisinya. Namun Tanda, Rondang dan keluarga sangat yakin, Tahitian Noni™ Bioactive Beverage akan membantu mereka memulihkan kondisi kesehatan Tanda.

Tahitian Noni™ Bioactive Beverage terbukti mampu menyembuhkan Stroke, Susah BAB, TBC dan membantu memulihkan penyakit akibat Virus Tokso

 

 

Nov
05

Tahitian Noni™ | Rita Larasati – DBD

Tahitian Noni™ Bioactive Beverage dan Demam Berdarah Dengue (DBD)

Tahitian NoniPembuluh Darah Pecah

Ulang Tahun Rita ketujuh belas pada 2008 lalu menjadi momen yang takkan terlupakan olehnya. Pasalnya, saat itu Rita justru jatuh sakit. Demamnya naik turun selama seminggu. Namun belum ada bercak-bercak merah di kulitnya, sehingga keluarga tak mengira ia menderita Demam Berdarah Dengue (DBD). Akhirnya, ia dilarikan ke rumah sakit. Disana, Rita pingsan. Setelah diperiksa, trombositnya tinggal 2.000. Ia positif menderita demam berdarah dengue (DBD). Ia juga didiagnosa mengidap Tifus dan dan gangguan Liver.

Seminggu di rumah sakit, pembuluh darah Rita pecah. Ia muntah darah. Tak hanya keluar dari mulut, darah juga keluar dari hidung dan kemaluannya. Ibu Rita - Neneng Maryati - yang menungguinya bahkan pingsan melihat putrinya muntah darah. Dalam kondisi kritis inilah, sang kakak - Sopyan – teringat pada Tahitian Noni™ Bioactive Beverage.

 

Tahitian Noni™ Bioactive Beverage Sebagai alternatif mengobati Demam Berdarah Dengue (DBD)

Sopyan memiliki usaha jasa ekspedisi. Sejak tahun 2007 sampai 2009, Tahitian Noni International menjadi salah satu kliennya. Sambil mengantarkan barang, Sopyan kerap membaca-baca buku testimoni TNBB. Ia tertarik melihat pengalaman kesembuhan banyak orang. Sopyan segera membelikan TNBB untuk adiknya. Rita pun mulai mengkonsumsi TNBB sebanyak 30 ml setiap jam.

Trombositnya yang tadinya naik turun merambat naik dengan stabil. Dua hari setelah itu, trombositnya pun sudah mencapai 24.000. Sudah normal. Ia pun diperbolehkan pulang.

 

Mengkonsumsi Tahitian Noni™ Bioactive Beverage 30 ml setiap jam meminimalkan biaya rumah sakit yang membengkak - Rita Larasati

 

“Saat Rita pulang, sisa obatnya masih sangat banyak. Nilainya mencapai Rp. 1,8 juta. Saya lalu mengusahakan agar sisa obat ini bisa ditukar dengan uang, atau paling tidak vitamin. Buat apa lagi obat sebanyak itu?” kata Sopyan. Untunglah pihak RS bersedia mengganti obatnya dengan uang. Sebenarnya, ada satu penyakit yang masih mengganjal ketika Rita pulang. Livernya masil belum beres. Ini menyebabkan Rita sering lemas dan demam. Dokter meresepkan obat yang wajib diminumnya selama sebulan penuh. Baru seminggu, Rita sudah alergi pada obat itu. Badannya merah-merah dan gatal.

Akhirnya, ia hanya mengkonsumsi Tahitian Noni™ Bioactive Beverage tiga kali sehari, masing-masing 30 ml. Perlahan-lahan ia merasa sehat dan semakin pulih. Hingga kini, Rita tetap mengkonsumsi TNBB 30 ml setiap hari, dua kali sehari.

Tahitian Noni™ Bioactive Beverage terbukti mampu menyembuhkan Demam Berdarah Dengue (DBD)

 

 

 

Nov
04

Tahitian Noni™ | Ristanto – Lemah Jantung dan Koroner

Tahitian Noni™ Bioactive Beverage dan Lemah Jantung serta Koroner

Tahitian NoniDemi Sembuh, ‘Menyelundupkan’ TNBB ke Rumah Sakit

Dokter sebenarnya sudah memutuskan nasib Ristanto. Pria itu harus menjalani operasi jantung segera. Peristiwa naas itu terjadi pada bulan Februari 2010 silam. Sepulang kerja, Ristanto merasa tidak enak badan. Dadanya sesak dan sulit bernapas. Pikirnya, ia masuk angin. Tapi ketika punggungnya sedang dikerik, Ristanto tiba- tiba tak sadarkan diri. Ia baru sadar malam hari sewaktu sudah terbaring di rumah sakit. Ternyata, ia tidak sekedar masuk angin, melainkan mendapat serangan jantung. Biaya operasi yang mencapai 40 juta rupiah membuat Ristanto berpikir dua kali. Ia tak sanggup menyediakan uang sebanyak itu. Namun bagaimana resikonya bila ia menolak operasi?

Untunglah, di saat dilematis ini, seorang kawan datang mengulurkan pertolongan. Kawan Ristanto kebetulan juga berprofesi sebagai dokter di rumah sakit lain. Ia lah yang mengajukan Tahitian Noni™ Bioactive Beverage.

 

Tahitian Noni™ Bioactive Beverage Sebagai alternatif mengobati Lemah Jantung serta Koroner

Karena masih dirawat di RS, Ristanto tentu tak boleh mengkonsumsi apa pun tanpa sepengetahuan dokter. Agar TNBB bisa ‘diselundupkan’ ke RS, isi botol Tahitian Noni™ Bioactive Beverage pun dipindahkan ke botol bekas air mineral. Selanjutnya, setiap 1 jam, Ristanto mengkonsumsi TNBB satu teguk. Dosis seharusnya adalah satu sendok makan per jam. Namun karena Ristanto tak bisa duduk, ia menenggak TNBB sambil berbaring. Dosis ini dipertahankannya terus selama dua minggu penuh. Perkembangan kondisinya sungguh menggembirakan.

Ristanto masuk RS pada Senin malam. Hari Selasa, di tubuhnya masih menempel banyak kabel. Tubuh serta kedua tangannya pun masih lemas. Keesokannya, hari Rabu, ia merasa jauh lebih baik dan minta dipindahkan ke kamar rawat inap biasa. Indikator jantungnya sudah tak perlu dipakai lagi. Hari Jumat, ia malah sudah bisa berjalan. Semua selang juga sudah bisa dilepas. Dokter pun kaget melihat perkembangannya.

“Awalnya, dokter menganjurkan saya untuk tidak bekerja selama tiga bulan. Tapi baru tiga minggu setelah kejadian, saya sudah kembali ke kantor. Staf HRD di kantor pun kaget melihat saya sudah bekerja lagi. Saya katakan, saya sudah merasa segar berkat mengkonsumsi Tahitian Noni™ Bioactive Beverage,” tutur Ristanto.

Tentu saja, Ristanto juga menjaga kondisinya dengan mengharamkan santan dan jeroan yang berkolesterol tinggi. Setelah makan, sedapat mungkin ia tak tidur. Ia juga tak pernah lagi minum air es. Es membuat jantung berhenti sepersekian detik. Sehari- hari, Ristanto tak mengkonsumsi obat jantung. Tapi ia tetap berbekal obat pengencer darah dan satu jenis obat jantung lagi yang hanya diminum ketika kondisinya agak drop.

Hingga sekarang, Ristanto masih mengkonsumsi Tahitian Noni™ Bioactive Beverage. Badannya terasa sehat. Namun terkadang ia kalah dari putranya, Otniel Bayu (8) yang tak pernah lupa minum TNBB. Bayu pernah terkena flek paru- paru, sehingga ia mengkonsumsi Tahitian Noni™ Bioactive Beverage untuk meningkatkan sistem imunnya. “Dia malah lebih sadar dan rajin dari saya. Nggak perlu diingatkan, sudah minum sendiri. He he he….” ucap Ristanto.

Tahitian Noni™ Bioactive Beverage terbukti mampu membantu memulihkan Lemah Jantung serta Koroner

Nov
03

Tahitian Noni™ | Malli Lewa – Jantung Koroner dan Prostat

Tahitian Noni™ Bioactive Beverage dan Jantung Koroner serta Prostat

Tahitian NoniDitangisi Berkali-kali

Malli Lewa mendapat serangan jantung pertama pada tahun 2006. Ia koma delapan hari karena serangan ini. Sejak detik itu, kondisinya semakin menurun. Dua tahun penuh, dia bolak balik ke rumah sakit. Antara Februari sampai Juni 2010, ia berkali-kali terkena serangan jantung. Dalam waktu sebulan, ia hanya menghabiskan seminggu sampai sepuluh hari di rumah. Selebihnya, ia terbaring di RS.

“Setiap kali di RS, saya selalu koma. Sudah berkali-kali saya ditangisi oleh keluarga,” kenang Malli. Puncaknya,  pada juni 2010, kondisi Malli benar-benar drop. Dokter dan perawat bahkan mengatakan nyaris tidak ada harapan lagi bagi pria ini. Terapi akupresure yang sudah dijalaninya 30 kali pun tak membantunya. Sehari-hari, tubuhnya terasa loyo. Kerjanya hanya tidur. Melangkahkan kaki untuk berjalan saja bagai pekerjaan berat baginya. Ia bahkan tak yakin bisa melewati tahun 2010 dan sudah berpesan pada istri agar menjaga anak-anak mereka. Malli juga semakin menderita karena ia mendapat gangguan prostat pada bulan Juli. Karena Malli masih relatif muda, dokter tak menganjurkan operasi dan hanya memberinya obat oral.

 

Tahitian Noni™ Bioactive Beverage Menjadi alternatif menyembuhkan Jantung Koroner serta Prostat

Awal September 2010 lalu, beberapa teman mengajaknya mengikuti seminar pengenalan Tahitian Noni™ Bioactive Beverage di sebuah hotel. Mungkin Tuhan sudah mengatur, karena hari itu Malli lupa membawa obat jantung yang seharusnya dikonsumsinya setiap hari. Akibatnya, ditengah-tengah seminar, ia drop. Tubuhnya gemetar, lemas dan berkeringat. Saat itulah ia mencoba mengkonsumsi dua sloki Tahitian Noni™ Bioactive Beverage.

“Hanya sekitar lima belas menit kemudian, tubuh saya berangsur-angsur memperoleh kekuatan. Saya merasa bertenega lagi. Bahkan, keesokannya ketika baru bangun tidur, saya lega dan gembira karena kekuatan itu bertahan.”

 

Saya beruntung, Allah mempertemukan saya dengan Tahitian Noni™ Bioactive Beverage – Malli Lewa

 

Sejak hari itu, Malli mulai rutin mengkonsumsi Tahitian Noni™ Bioactive Beverage tiga kali sehari: Pagi 60 ml, siang 30 ml, malam 60 ml. Pada hari ketiga konsumsi TNBB, ia bahkan berani melepas obat-obat jantungnya. Sebelumnya, Malli harus mengkonsumsi lima sampai enam jenis obat perhari, dua diantaranya obat seumur hidup. Hingga kini, ia tak pernah drop atau mendapat serangan jantung lagi. Gangguan prostatnya pun hilang entah kemana. “Saya beruntung, Allah mempertemukan saya dengan Tahitian Noni™ Bioactive Beverage,” ujar Malli berbinar.

Tahitian Noni™ Bioactive Beverage terbukti ampuh menyembuhkan Jantung Koroner serta Prostat

 

 

 

Nov
02

Tahitian Noni™ | TEPOEMA Skin Revealing Exfoliator dan TEPOEMA Youth Restore Serum :- TEPOEMA.

TEPOEMA Mengatasi Kulit Kusam

Banyak hal yang menyebabkan kulit kita menjadi kusam, seperti faktor bertambahnya usia, stress, pola makan yang kurang baik, agresi lingkungan seperti polusi, debu, asap rokok, radikal bebas, kurang rutin membersihkan wajah dan lain-lain. Faktor-faktor tersebut di atas dapat mengganggu pembaharuan kulit, sehingga lapisan kulit paling atas yang merupakan sel-sel kulit mati akan terus bertumpuk dan membuat wajah kita tampak kusam.

TEPOEMA Skin Revealing Exfoliator dan TEPOEMÄ Youth Restore Serum dapat menjadi solusi untuk mengatasi kulit kusam selain memperbaiki pola makan.

 

Older posts «